Kopi Akar; Evolusi Distribusi Pendapatan dari Pedesaan Menuju Ekonomi Industri.

Kenapa kami bersukaria ikut mengelola, mempromosikan dan menjual Kopi Akar ? (Aroma Kopi Alami Rejang) yang merupakan komoditi hasil hutan petani Pengelola Hutan Kemasyarakatan? Atau singkatnya hutan yang di kelola oleh Rakyat. Semangatnya dilandasi oleh prinsip dasarnya bahwa dalam pengelolaan hutan sepanjang tiga dasa-warsa berbasis pada negara untuk mengatur dan mengontrol setiap kegiatan pengelolaan hutan terbukti telah menimbulkan berbagai krisis di bidang kehutanan, akhirnya justru mengancam kelestarian sumberdaya hutan.

Prinsip ini cenderung menjadikan hutan sebagai unit ekonomi bagi keuntungan jangka pendek dengan perencanaan yang kaku. Dan, dalam operasionalisasi kegiatan biasanya dicirikan dengan sistem pengelolaan hutan yang bersifat sentralistik, atas-bawah dan seragam. Secara langsung merefleksikan paradigma pembangunan yang dianut oleh negara, yaitu paradigma pertumbuhan ekonomi yang kapitalistik.

Konsep pertumbuhan ekonomi untuk pemerataan ternyata tidak serta- merta mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Ketidakadilan ekonomi yang diakibatkan orientasi pertumbuhan berdampak pada kesenjangan kesejahteraan antara masyarakat yang memiliki akses terhadap manfaat hutan (pengusaha hutan, dan elit lokal) dengan masyarakat sekitar hutan yang memiliki keterbatasan akses terhadap manfaat hutan.

Hutan untuk rakyat atau hutan yang dikelola oleh Rakyat menemukan solusi terbaik atas kondisi “ketidakberdayaan” masyarakat dengan potensi yang disediakan oleh hutan, salah satunya adalah Kopi Akar. Kopi Akar berjenis Robusta dan Arabika ini merupakan produksi petani yang di kelola secara natural proses dari kawasan Hutan Lindung Bukit Daun (Pemegang IUPHKm-Berjenis Robusta) dan Petani Hutan di Kawasan Taman Wisata Bukit Kaba Kabupaten Kepahiang (berjenis Arabika).

Kopi Akar merupakan potensi ekonomi untuk investasi produktif yang dapat mendorong pertumbuhan ekonomi, membuka lapangan pekerjaan, meningkatkan pendapatan masyarakat, dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Bahwa dengan Kopi Akar juga merupakan media yang mendorong terjadi proses evolusi dari distribusi pendapatan dari masa transisi suatu ekonomi pedesaan (rural) ke suatu ekonomi perkotaan (urban) atau ekonomi industri.

Jadi, Community Forest Enterprise atau Kami yang berdagang komoditi hasil hutan (utamanya Kopi Akar) merupakan dasar bagi bangunan sistem ekonomi yang mengikuti kepentingan nilai-nilai sosial dan mendorong distribusi pendapatan sesuai dengan apa yang disebut merata dan berkeadilan oleh masyarakat.

Yang berminat menikmati aroma rasa kopi alami Rejang silakan kontak Anika (0857-6663-4665) dan Dinar (0812-7206-5826)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *