Replikasi Akses Pendanaan Bagi Pemegang Izin Perhutanan Sosial di KPH Lakitan Bukit Cogong

Akarnews. (10 Juli 2019) bertempat di Kantor KPH Lakitan Bukit Cogong, di Megang Sakti Musi Rawas, Sumatera Selatan dilaksanakan Rapat Koordinasi dan Sosialisasi Pemberdayaan Masyarakat Sekitar Hutan dalam Wadah Perhutanan Sosial. Pertemuan ini dihadiri oleh Akar Foundation, Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Sumatera Selatan, Tim BLU P2H Sumatera Selatan, KPH Lakitan Bukit Cogong dan Pengurus Kelompok Tani Hutan di Lingkup KPH Lakitan bukit Cogong.

Dalam sambutannya Kepala KPH Lakitan Bukit Cogong, Edi Cahyono, MSi menyatakan pentingnya dukungan para pihak dalam rangka mendukung peningkatan kesejahteraan petani hutan untuk hutan lestari masyarakat sejahtera. Peningkatan kesejahteraan ini harus dilakukan dengan pemanfaatan potensi hutan bukan kayu.

“Contoh sukses kerja sama antara BLU P2H sebagai penyedia dana pembangunan hutan dengan petani hutan pemegang izin Perhutanan Sosial di Bengkulu yang difasilitasi oleh Akar Foundation perlu di reflikasi di KPH Lakitan Bukit Cogong” Kata Edi Cahyono.

Baca Juga; Kepala Pusat BLU P2H KLHK; Ini untuk Pertama Kalinya di Indonesia, Penyaluran Dana di Berikan Langsung Kepada Petani Hutan Kemasyarakatan

Dia menjelaskan peluang dan potensi yang ada di KPH yang dipimpinnya. Dari luas wilayah kelola KPH Lakitan  mencapai 76.776 Ha dengan wilayah tertentu seluas 22.140 Ha, terdapat 7 Kelembagaan Petani Hutan pemegang Izin Perhutanan Sosial dengan luas 3.013 Ha.

“Ada 7 Kelompok, masing-masing 6 Lembaga Pengelola Hutan Desa (LPHD) dan 1 Kelompok pemegang Izin Hutan Kemasyarakatan dengan total luas 3.013 Ha.” Sambung Edi.

Sementara itu, Kasi Perhutanan Sosial Dinas Lingungan Hidup dan Kehutanan Sumatera Selatan, Hasanuddin, S.Hut, M.M menyampaikan banyak sekali terobosan dan inovasi yang dilakukan di KPH aktan Bukit Cogong namun masih terkendala baik di pendanaan maupun di pendampingan dalam penguatan kapasitas masyarakat pemegang izin Perhutanan Sosial.

“Memanfaatkan jaringan yang dimiliki oleh Kepala KPH perlu di kuatkan dan dilibatkan dalam pembangunan kehutanan di KPH Lakitan Bukit Cogong seperti Akar Foundation yang sudah terbukti sukses melakukan pendampingan di Bengkulu” Jelas Pak Hasan.

Dalam mendukung akses pendanaan public Akar Foundation dan BLU P2H yang hadir dan di undang oleh Kepala KPH Lakitan Bukit Cogong, Akar Foundation berkomitmen melakukan penguatan kapasitas dan pemahaman masyarakat dalam mendukung capaian Perhutanan Sosial. Dan BLU P2H menyampaikan pentinya 4 T yaitu Tepat Pelaku, Tepat Kegiatan, Tepat Lokasi dan Tepat Penyaluran dan Pengebalian.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *